Hadis Sahih

Keutamaan Imam Ali bin Abi Thalib as.Mustadrak Al-Hakim 3: 124, manaqib Ali bin Abi Thalib (sa)

November 21, 2009 · Leave a Comment

Ummu Salamah (isteri Nabi saw) berkata bahwa Rasulullah saw bersabda:“Ali bersama Al-Qur’an dan Al-Qur’an bersama Ali, keduanya tak akan terpisahkan sehingga keduanya kembali kepadaku di telaga surga.”

Hadis ini juga terdapat dalam kitab berikut:
1. Faydh Al-Qadir, Al-Manawi, jilid 4 halaman 356.
2. Kanzul ummal, jilid 6 halaman 153, hadis ke 32912.
3. Majma’ Az-Zawaid, jilid 9 halaman 134…. Read More… Read More
4. Nurul Abshar, Asy-Syablanji, halaman 72.
5. Ash-Shawa’iq Al-Muhriqah, Ibnu hajar, halaman 75

→ Leave a CommentCategories: Keutamaan Sayyidina Ali Bin Abi Thalib as · MUSTADRAK AL HAKIM
Tagged: , , , , , , , , , , , ,

Ketetapan Allah.Shahih Muslim No.4939

November 20, 2009 · Leave a Comment

Hadis riwayat Abu Hurairah ra.: Bahwa Nabi saw. bersabda: Tatkala Allah menciptakan makhluk, Allah telah menuliskan dalam kitab catatan-Nya yang berada di sisi-Nya di atas arsy bahwa sesungguhnya kasih sayang-Ku mengalahkan murka-Ku.

→ Leave a CommentCategories: Ketetapan Allah · SHAHIH MUSLIM
Tagged: , , , , ,

Mimpi Manusia Suci.Shahih Muslim No.4206

November 17, 2009 · Leave a Comment

Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Barang siapa melihatku dalam mimpi, maka dia benar-benar telah melihatku. Sesungguhnya setan tidak dapat menjelma sepertiku.

→ Leave a CommentCategories: Mimpi Manusia Suci · SHAHIH MUSLIM
Tagged: , , , , , ,

Pencari Ilmu.Shahih Muslim No.4618

November 17, 2009 · Leave a Comment

Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Seandainya agama itu berada pada gugusan bintang yang bernama Tsuraya niscaya salah seorang dari Persia atau dari putra-putra Persia akan pergi ke sana untuk mendapatkannya.

→ Leave a CommentCategories: Pencari Ilmu · SHAHIH MUSLIM
Tagged: , , , , ,

Prasangka.HR. Muslim no. 2563\Bab Tahrim Adz-dzan wal tajasus wal tanafus wal janajusy wa nahwiiha

October 30, 2009 · Leave a Comment

dari Nabi SAW : “Hati-hatilah kamu dari prasangka, sesungguhnya prasangka adalah ucapan paling dusta. Janganlah kamu saling menyebarkan kabar (dusta), janganlah saling memata-matai, saling berbuat kikir, saling mendengki, saling membenci, dan saling membelakangi. Maka jadilah hamba Allah yang saling bersaudara”

→ Leave a CommentCategories: Prasangka · SHAHIH MUSLIM
Tagged: , , , , , , , , , , , ,

Dekatnya Waktu Kiamat.Shahih Muslim No.5244

October 30, 2009 · Leave a Comment

Hadis riwayat Sahal bin Saad ra., ia berkata:
Aku mendengar Nabi saw. bersabda sambil memberikan isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah: Waktu aku diutus (menjadi rasul) dan waktu hari kiamat adalah seperti ini (mengisyaratkan dekatnya waktu kiamat).

→ Leave a CommentCategories: Kiamat · SHAHIH MUSLIM
Tagged: , , , , , ,

Kikir, Sahihul Jami, 2678

October 28, 2009 · Leave a Comment

“Sifat kikir dan iman tidak akan bersatu dalam hati seorang hamba selama-lamanya. ”

→ Leave a CommentCategories: Kikir · SAHIHUL JAMI'
Tagged: , , ,

Dosa.Ath Thabrani

October 26, 2009 · Leave a Comment

Tidak menjadi dosa besar sebuah dosa bila disertai dengan istighfar dan bukan dosa kecil lagi suatu perbuatan bila dilakukan terus menerus. (HR. Ath-Thabrani)

→ Leave a CommentCategories: At-THABRANI · Dosa
Tagged: , ,

Berbuat Baik. Shahih Muslim No.4635

October 22, 2009 · Leave a Comment

Hadis riwayat Aisyah ra., ia berkata:
Rasulullah saw. bersabda: Rahim (tali persaudaraan) itu digantungkan pada arsy, ia berkata: Barang siapa yang menyambungku (berbuat baik kepada kerabat), maka Allah akan menyambungnya dan barang siapa yang memutuskan aku, maka Allah pun akan memutuskannya.

→ Leave a CommentCategories: Berbuat Baik · SHAHIH MUSLIM
Tagged: , , , , ,

Jamak Shalat di Shahih Bukhari dan Muslim

October 21, 2009 · Leave a Comment

Diriwayatkan oleh Ibnu Abbas r.a, berkata:

Rasulullah Saw pernah melakukan Shalat Zuhur dan Shalat Ashar secara Jama’.

Begitu juga Shalat Maghrib dan Shalat Isya’ secara Jama’ sedangkan Beliau bukan dalam keadaan perang atau Musafir.

→ Leave a CommentCategories: Jamak Shalat · SHAHIH BUKHARI